Cara Melakukan Uji Validitas Dengan R Table DF= N-2

04 Agustus 2020 - Eko Wahyu Adhi

Hello Audiens. Dalam melakukan sebuah riset penelitian tentunya kita membutuhkan beberapa instrument yang mengarah pada penelitian yang sedang di jalankan saat ini.

Ghozali (2009) menyatakan bahwa uji validitas digunakan untuk mengukur sah, atau valid tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut.

Jelas, Uji Validitas ini sangat membantu bagi para peneliti guna mengembangkan penelitiannya berkat kuesioner yang sudah di sebar dan di nyatakan valid.

Perhatikan beberapa langkah berikut untuk mulai menjalankan Uji Validitas dengan SPSS :

Sebelum melakukan Uji Validitas pada sebuah kuesioner ada beberapa hal yang perlu kamu siapkan yaitu data dari pengisian kuesioner yang sudah disebar serta R Table untuk menentukan tingkat kevalidan dari kuesioner tersebut.

R Table sendiri dibagi menjadi 2 yaitu R Table (N) dan R Table DF(Degree Of Freedom)= N-2, Dalam langkah pengujian kali ini saya akan menggunakan R Table DF(Degree Of Freedom)= N-2, pastikan kamu juga menggunakan R Table yang sama.


Setelah memiliki R Table, Pastikan kamu sudah memiliki data yang di dapat dari kuesioner yang telah di sebar.
Kali ini saya akan melakukan Uji Validitas pengaruh kualitas pelayanan. Berikut data yang sudah didapat :


Lanjut ke langkah pengujian.

1. Salin seluruh data yang sudah di dapat mulai dari responden pertama hingga akhir. Kecuali Nomor Responden (1-30) dan Pertanyaan (X.1-X.4). Perhatikan pada bagian yang sudah di Blok.


2. Buka Software SPSS, Lalu tempelkan data yang sudah di salin tadi pada kolom Data View.


3. Selanjutnya pilih Variable View, Dalam hal ini kamu perlu mengubah kolom Name sesuai dengan data kuesioner sebelumnya yaitu X.1-X.4, Usai mengubah kolom Name pastikan untuk mengubah kolom Decimals dan kolom Measure. Lebih detail perhatikan pada gambar dibawah.


4. Kemudian pilih Analyze - Scale - Reliability Analysis....


5. Lalu pindahkan seluruh variable Pertanyaan ke kolom Items.


6. Usai memindahkan variable Pertanyaan ke kolom Items, Pilih Statistics....


7. Beri centang pada Scale Of Item Deleted, lalu klik Continue.


8. Pada menu dropdown Model pastikan berada pada pilihan Alpha, Selanjutnya klik OK.


9. Berikut hasil dari pengujian kuesioner tersebut.


10. Setelah mendapatkan output dari hasil pengujian kuesioner, Kita akan membahas valid atau tidaknya hasil dari kuesioner tersebut.

Sebelumnya saya sudah membuat kuesioner yang telah diisi oleh 30 responden, Seperti yang diketahui bahwa sebelum melakukan Uji Validitas ini saya menggunakan R Table DF(Degree Of Freedom)= N-2.

Untuk mendapatkan nilai N dari R Table (Product Moment Pearson), N - 2 / 30 (Jumlah Responden) - 2 = 28, Maka dapat dinyatakan nilai N adalah 0.306 .


11. Usai mendapatkan N dari R Table (product Moment pearson, Kita membutuhkan R Hitung untuk menentukan valid atau tidaknya pertanyaan yang sudah diisi oleh para responden.

Perhatikan pada kolom Corrected Item-Total Correlation.


12. Maka dapat dinyatakan bahwa hasil dari data di atas dinyatakan VALID. Dibuktikan dengan hasil dari Corrected Item-Total Correlation yang melebihi nilai N dari R Table (Product Moment Pearson) yaitu 0.306 .

Pada umumnya seringkali terjadi kesalahan dalam melakukan Uji Validitas yang di sebabkan kesalahan dalam menggunakan R Table (Product Moment Pearson), Dalam hal ini pastikan kamu dapat memilih dengan tepat R Table yang sesuai saat melakukan Uji Validitas.

Jika kamu mendapatkan beberapa kendala saat mengikuti langkah-langkah di atas, Kamu bisa memberikan pertanyaan pada kolom komentar. Tim kami akan senantiasa membantu untuk menyelesaikan masalah yang kamu hadapi saat ini.


KOMENTAR

Jika komentar berisi kata - kata negatif maka tidak akan di tampilkan.