Cara Melakukan Uji Regresi Linier Sederhana Di SPSS

16 Oktober 2020 - Eko Wahyu Adhi

Hello Audiens. Software yang kini telah di akuisisi oleh perusahaan IBM Corporation SPSS (Statistical Product And Service Solutions) merupakan sebuah software yang digunakan untuk membuat analisis terhadap berbagai bentuk data.

Uji Regresi Linier Sederhana dilakukan bertujuan untuk dapat mengetahui apakah terhadap hubungan antar tiap-tiap variabel yang akan diuji. Dengan melakukan pengujian ini peneliti dapat membuat kesimpulan terhadap data yang diteliti saat ini.

Sebagai catatan ada beberapa hal yang perlu di perhatikan sebelum dapat melakukan Uji Regresi Linier Sederhana, Data yang akan dilakukan pengujian diharap sudah berdistribusi normal dan sudah melewati proses uji Heteroskedastisitas.

1. Sebelum dapat melanjutkan ke proses selanjutnya pastikan kamu sudah memiliki data yang akan di teliti, Berikut adalah data yang sudah saya miliki yang akan di lanjutkan ke proses penelitian.


2. Masuk ke software SPSS, Selanjutnya pilih Variable View.


3. Berikutnya lakukan hal yang sama seperti gambar yang tertera dibawah, Pastikan pada kolom Label tidak tertukar antara variable X dengan variable Y. Lalu pergi ke Data View.


4. Tempelkan seluruh data yang sudah dimiliki sebelumnya pada tiap variable, Lebih detail perhatikan pada gambar dibawah.


5. Selanjutnya klik tab Analyze - Regression - Linear.


6. Maka akan muncul tampilan seperti berikut.


7. Pada langkah ini pindahkan variable X pada kolom Independent(s) dan pindahkan variable Y pada kolom Dependent, Perhatikan pada gambar yang tertera dibawah. Selanjutnya klik OK.


Dasar Pengambilan Keputusan.

Korelasi sendiri memiliki tingkatannya masing-masing, Berikut urutan tingkat keeratan korelasi berdasarkan V. WIRATNA SUJARWENI, S.E, M.M, M.T & LILA RETNANI UTAMI, S.E, S.PD., M.SI, CMA.

1. 0,00 - 0,20 korelasi memiliki tingkat keeratan yang sangat lemah.
2. 0,21 - 0,40 korelasi memiliki tingkat keeratan yang lemah.
3. 0,41 - 0,70 korelasi memiliki tingkat keeratan yang kuat.
4. 0,71 - 0,90 korelasi memiliki tingkat keeratan sangat kuat.
5. 0,91 - 0,99 korelasi memiliki tingkat keeratan yang kuat sekali.
6. 1 menandakan jika korelasi tersebut sempurna.

Hipotesis (Dugaan)
Ho = Tidak terdapat hubungan antara Bonus Akhir Tahun dengan Kinerja Karyawan.
Ha = Terdapat hubungan antara Bonus Akhir Tahun dengan Kinerja Karyawan.

Pengambilan Keputusan
Jika nilai Sig > 0,05 maka Ho diterima.
Jika nilai Sig < 0,05 maka Ho ditolak.

Berdasarkan output dari tabel diatas didapat bahwa besarnya korelasi/hubungan nilai R sebesar 0,711 berada dalam urutan korelasi 0,71 - 0,90 yang berarti memiliki korelasi atau hubungan yang sangat kuat.

Dari output Koefisien Determinasi (R Square) didapat 0,506. Dengan ini dapat dinyatakan bahwa pengaruh variable independent (Bonus Akhir Tahun) terhadap variable dependent (Kinerja Karyawan) sebesar 50,6% dimana sisanya di pengaruhi oleh variable lain yang tidak di teliti dalam penelitian ini.

Dari tabel diatas didapat bahwa nilai signifikansi sebesar 0,21 yang mendakan nilai tersebut berada dibawah 0,05 maka dapat dinyatakan bahwa HO ditolak yang berarti dapat disimpulkan terdapat hubungan antara variable Bonus Akhir Tahun terhadap Kinerja Karyawan.

Dari output diatas diketahui jika nilai Constant(a) sebesar 38.183 dan nilai Koefisien Regresi(b) sebesar 0,501. Berikut adalah persamaan regresinya :
Y = a+bX.
Y = 38.183+0,501X.


Berikut adalah rumus yang dapat digunakan untuk menentukan nilai Ttable :
df=n-1.
df=10-1 = 9.

Berikut cara pengambilan keputusan 1 sisi melalui Ttable.

Jika Thitung < Ttable, Dapat dinyatakan Ho diterima.
Jika Thitung > Ttable, Dapat dinyatakan Ho ditolak.

Diketahui bahwa nilai Thitung sebesar 2.863 lebih besar dari nilai Ttable 1.833, Maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan terdapat hubungan antara variable Bonus Akhir Tahun dengan Kinerja Karyawan.


Berikut cara pengambilan keputusan 2 sisi melalui Ttable.

Jika -Ttable < Thitung < Ttable, Dapat dinyatakan Ho diterima.
Jika Thitung < -Ttable dan Thitung > Ttable, Dapat dinyatakan Ho ditolak.

Diketahui bahwa nilai Thitung sebesar 2.863 lebih besar dari nilai Ttable 2.262, Maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan terdapat hubungan antara variable Bonus Akhir Tahun dengan Kinerja Karyawan.

Jika kamu mendapatkan kendala saat mengikuti langkah diatas, Kamu bisa memanfaatkan kolom komentar untuk memberikan pertanyaan kami akan senantiasa membantu untuk membantu masalah yang kamu hadapi saat ini.


KOMENTAR

Jika komentar berisi kata - kata negatif maka tidak akan di tampilkan.