Cara Uji Non-Parametrik Kruskal Wallish Di SPSS

28 Januari 2021 - Eko Wahyu Adhi

Hello Audiens. Spss merupakan salah satu software diantara banyaknya software yang cukup populer diberbagai kalangan masyarakat yang biasanya digunakan dalam menganalisis data untuk tujuan penelitian.

Uji Non-Parametrik Kruskal Wallis merupakan sebuah metode pengujian dengan tujuan untuk membuat kesimpulan apakah terdapat hubungan diantara 3 jenis sampel atau lebih yang tidak saling berhubungan satu sama lain.

Sebagai Catatan, Jika data yang kamu miliki saat ini terdiri dari 2 jenis sampel yang tidak saling berhubungan sepatutnya data tersebut perlu di eksekusi dengan menggunakan Uji Non-Parametrik Mann-Whitney, Karena pada dasarnya Uji Non-Parametrik Kruskal Wallish hanya diperuntukkan untuk data yang memiliki 3 jenis sampel bahkan lebih yang tidak saling berhubungan.

1. Berikut adalah data yang saya miliki, Berdasarkan data tersebut terlihat bahwa terdapat 4 merek perusahaan lampu dan memiliki tingkat masa pakai yang berbeda-beda di setiap mereknya.


2. Buka software Spss yang kini telah terinstall, Selanjutnya beralih ke Variable View.


3. Kemudian ikuti sesuai dengan area yang sudah di tandai dari gambar yang tertera dibawah, Lalu klik icon Lainnya pada kolom Values.


4. Usai mengklik icon Lainnya pada kolom Values, Akan muncul sebuah kotak dialog seperti gambar yang tertera dibawah.


5. Sesuaikan dengan data kategori yang kamu miliki saat ini, Jika kamu menggunakan data yang sama seperti pada pembahasan kali ini kamu cukup mengikuti sesuai dengan gambar yang tertera dibawah.


6. Beralih ke Data View pada software Spss, Lalu salin seluruh data yang sudah di miliki sebelumnya kemudian pilih tab Analyze.


7. Pilih Nonparametric Tests lalu Legacy Dialogs kemudian disusul dengan K-Independent Samples.


8. Pindahkan variabel Masa Pakai pada kolom Test Variable List lalu pindahkan variabel kategori (Merek) pada kolom Grouping Variable selanjutnya klik Define Range.


9. Dilangkah ini kamu perlu menyesuaikan sesuai dengan data kategori yang kamu miliki saat ini, Karena dari data diatas saya memiliki 4 merek dari sebuah perusahaan manufaktur lampu maka pada kolom Maximum saya perlu mengisinya sesuai dengan data tersebut yaitu 4.

Jika kamu menggunakan data yang sama seperti yang digunakan pada pembahasan kali ini, Namun kamu hanya menggunakan 3 merek data dari perusahaan manufaktur lampu maka pada kolom Maximum kamu perlu mengisinya dengan angka 3 bukanlah 4 karena terdapat 3 data kategori.


10. Beri centang pada Kruskal-Wallis H lalu klik Ok.


11. Berikut adalah output dari beberapa langkah yang sudah di jalankan sebelumnya.


DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Ho = Tidak terdapat perbedaan antara merek lampu terhadap waktu masa pakai.
Ha = Terdapat perbedaan antara merek lampu terhadap waktu masa pakai.

Jika nilai Sig > 0.05, Maka dapat dinyatakan bahwa Ho diterima.
Jika nilai Sig < 0.05, Maka dapat dinyatakan bahwa Ha ditolak.

Berdasarkan hasil dari output diatas diketahui bahwa nilai Signifikansi sebesar .001 < 0.05, Maka dapat diasumsikan bahwa Ho ditolak sehingga terdapat perbedaan antara merek lampu terhadap masa pakai dari lampu tersebut.

Jika kamu mengalami kendala saat mengikuti instruksi yang sudah di jelaskan diatas, Kamu bisa memberikan pertanyaan pada kolom komentar. Kami akan berupaya membantu untuk mengatasi masalah yang kamu hadapi saat ini.


KOMENTAR

Jika komentar berisi kata - kata negatif maka tidak akan di tampilkan.