Cara Membuat Pivot Table Dari Banyak Sheet Di Microsoft Excel

23 Februari 2021 - Eko Wahyu Adhi

Hello Audiens. Microsoft Excel merupakan salah satu software yang cukup populer dari beberapa software yang memiliki fungsi serupa yang dapat digunakan dalam mengolah data, Tentunya beragam fitur yang tersedia dalam paket software tersebut dapat memberikan kemudahan dalam menuntaskan sebuah pekerjaan.

Untuk dapat membuat kesimpulan terhadap suatu bentuk data yang besar tentunya bukanlah suatu hal yang mudah, Terlebih jika data tersebut memiliki beragam jenis data sehingga perlu dikaji secara spesifik sebelum dapat ditafsirkan.

Untuk mengatasi hal tersebut fitur Pivot Table tentunya dapat dijadikan sebagai opsi pilihan, Karena dengan memanfaatkan fitur tersebut kamu dapat dengan mudah untuk menganalisa serta membuat perbandingan dari sebuah data yang sangat besar sehingga dapat mempermudah dalam menginterpretasikannya.

1. Berikut adalah data yang sudah saya miliki, Data tersebut dimuat dalam 2 sheet dimana masing-masing dari sheet tersebut memiliki data dengan tahun yang berbeda dan tidak memiliki perbedaan yang signifikan.


2. Sangat disayangkan dalam membuat Pivot Table dari banyak sheet tidak bisa di eksekusi dalam lembar kerja yang sama, Oleh karena itu kita perlu menyimpan file tersebut lalu membukanya kembali kedalam lembar kerja baru Microsoft Excel.

Usai menyimpan data yang memiliki banyak sheet yang akan digunakan untuk tujuan membuat Pivot Table selanjutnya buka lembar kerja baru Microsoft Excel, Kemudian beralih ke tab Data pilih Get Data lalu From File dan disusul dengan From Workbook.


3. Setelah file yang berisi data dari banyak sheet berhasil di tambahkan, Pilih File tersebut lalu klik Transform Data.


4. Selanjutnya klik icon Selengkapnya pada kolom Data, Lalu uncentang pada Use Original Column Name As Prefix kemudian klik OK.


5. Langkah selanjutnya kita perlu merubah sebagian label sesuai dengan label pada data yang dimiliki saat ini.


6. Dari gambar dibawah terdapat label yang memiliki definisi sama yaitu Tahun, Maka kita hanya perlu merubah salah satu dari keduanya karena akan terdapat error jika kita merubah kedua label yang memiliki definisi serupa.


7. Usai merubah salah satu dari kedua label yang memiliki definisi serupa, Kita perlu menghapus kolom Kind dan Hidden yang memang tidak diperlukan.


8. Setelah berhasil merubah beberapa data dalam tahap Query, Klik Close&Load kemudian pilih Close&Load To.


9. Pilih Pivot Table Report kemudian klik OK.


10. Kini Pivot Table telah berhasil dibuat, Untuk menampilkan data kedalam Pivot Table beri centang pada label apapun yang memang diperlukan pada kolom Pivot Table Field.


11. Usai memberi centang pada label untuk menampilkan beberapa data yang terkandung dalam label tersebut, Pivot Table akan secara otomatis memuat seluruh label tersebut kedalam bentuk Vertikal.


12. Selanjutnya saya ingin mengetahui seluruh laba dari beragam jenis produk yang telah terjual, Maka hal yang perlu saya lakukan ialah menyalin label Laba dengan mendragnya pada kolom Values dan Columns untuk menampilkannya kedalam bentuk Horizontal.

Pivot Table akan secara otomatis mengeksekusi dan menampilkannya dalam bentuk Horizontal, Namun rumus yang digunakan dibawah hanya memperlihatkan mengenai data kuantitas penjualan produk.


13. Data sebelumnya merupakan hasil eksekusi dari rumus Count yang lebih cocok digunakan untuk melihat kuantitas penjualan, Namun jika ingin melihat jumlah penjualan dalam bentuk rupiah kita perlu merubah rumus sebelumnya.

Untuk merubahnya, Klik icon menu Dropdown label Laba pada kolom Values, Kemudian pilih Value Field Setting.


14. Lalu ubah menjadi Sum dari yang sebelumnya adalah Count.


15. Hasilnya akan menjadi seperti gambar yang tertera dibawah, Dimana hasil tersebut akan lebih mudah dalam menarik sebuah kesimpulan mengenai laba penjualan dari tiap produk yang telah terjual karena sudah dijumlahkan secara otomatis oleh rumus Sum.


16. Untuk mengetahui mengenai laba penjualan dari salah satu daerah, Maka hal yang perlu dilakukan adalah mengklik salah satu kota dari tabel tersebut.


17. Kemudian klik icon Dropdown di area Row Labels lalu pilih nama daerah yang ingin di tampilkan.


18. Hasilnya akan menjadi seperti gambar yang tertera dibawah, Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwasannya terdapat perbedaan penjualan yang kemudian mempengaruhi laba antara tahun 2010 dengan tahun 2011.


Alangkah lebih baik jika kamu terus mencoba untuk memperdalam pengetahuan mengenai Pivot Table, Karena secara aktual terdapat perbedaan antara data yang kamu miliki saat ini dengan data yang digunakan dalam pembahasan diatas.

Sehingga perlu adanya penyesuaian terutama dalam menginterpretasikan sebuah objek data, Namun setidaknya pembahasan diatas sudah cukup membantu dalam hal membuat Pivot Table terlebih bagi data yang terdiri dari beberapa sheet.

Jika kamu mengalami kendala saat mengikuti instruksi yang sudah di jelaskan diatas, Kamu bisa memberikan pertanyaan pada kolom komentar. Kami akan berupaya membantu untuk mengatasi masalah yang kamu hadapi saat ini.


KOMENTAR

Jika komentar berisi kata - kata negatif maka tidak akan di tampilkan.