Pengertian Dan Jenis Revenue Dalam Keuangan

16 Maret 2021 - Eko Wahyu Adhi

Hello Audiens. Ada beberapa istilah yang kerap kali muncul ketika membahas mengenai keuangan, istilah-istilah tersebut memiliki tingkat kesamaan yang sangat dekat namun perlu digaris bawahi bahwa tetap memiliki makna yang berbeda satu sama lain.

Seperti halnya Nett Profit Margin, Revenue, Gross Profit dan lain sebagainya dimana beberapa dari istilah tersebut mengandung kosa kata Profit yang merujuk pada pertumbuhan suatu badan usaha seperti perusahaan dan lain sebagainya.

Tentu akan menjadi kesulitan bagi siapapun yang baru saja melantai untuk mengenal lebih dalam dunia keuangan, Meskipun memiliki terminologi yang hampir serupa namun tetap memiliki makna yang berbeda sehingga perlu menjadi catatan utama untuk dapat memahami istilah-istilah tersebut.

Revenue dalam kegiatan operasional sebuah perusahaan dapat diartikan sebagai pendapatan yang didapat dari segala bentuk kegiatan yang telah di jalankan oleh perusahaan dalam periode-periode tertentu seperti penjualan suatu barang atau jasa.

Ada beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam mengenal Revenue yang didapat dari sebuah hasil usaha, Dalam terminologi Revenue terdapat dua istilah yang saling berbeda namun tetap memiliki makna serupa dan yang menjadikan pembeda dari istilah tersebut ialah sektor pendapatannya.

Operating Revenues merupakan suatu pendapatan yang didapatkan oleh sebuah badan usaha atas penjualan terhadap produk atau jasa yang telah mereka tawarkan kepada para konsumennya.

Sedangkan Non Operating Revenues merupakan suatu pendapatan yang didapatkan oleh suatu badan usaha berdasarkan hasil dari kegiatan bisnis lainnya seperti layaknya pendapatan dari Bunga Deposit Bank, Saham dan lain sebagainya.

Menghitung Revenue

(P = Harga Barang dan Q = Kuantitas)

Total Pendapatan atau Total Revenue (TR)
Total Revenue = P x Q

Pendapatan Rata-Rata atau Average Revenue (AR)
Average Revenue = Total Revenue / Q

Pendapatan Marginal atau Marginal Revenue (MR)
Marginal Revenue = Total Revenue / Tambahan Q

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Revenue

Selain dana yang diperoleh dari aktivitas penjualan barang dan jasa, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi besaran revenue sebuah perusahaan. Beberapa di antaranya adalah suku bunga, nilai tukar mata uang, harga produk dan jasa, serta banyaknya variasi produk dan jasa yang ditawarkan.

Penawaran diskon serta layanan return dan refund juga akan menentukan jumlah revenue yang diperoleh perusahaan. Di samping itu, perusahaan yang melebarkan sayap melalui promosi digital seperti website akan menghadirkan traffic pengunjung yang menjadi salah satu faktor penentu peningkatan revenue.


KOMENTAR

Jika komentar berisi kata - kata negatif maka tidak akan di tampilkan.