Pengertian Net Profit Margin Dan Cara Menghitungnya

17 Maret 2021 - Eko Wahyu Adhi

Hello Audiens. Sebuah terminologi yang tak asing lagi terdengar jika membahas mengenai keuangan sebuah unit badan usaha seperti perusahaan dan lain sabagainya, Istilah tersebut juga merupakan salah satu acuan utama yang dilirik para investor terhadap suatu perusahaan atas laporan keuangannya.

Dalam praktiknya investor akan mengutamakan Net Profit Margin sebagai landasan utama sebelum membeli saham dari sebuah perusahaan, Hal ini menggambarkan baik atau tidaknya profitabilitas kinerja sebuah perusahaan baik dimasa kini ataupun masa yang akan datang.

Melihat pesatnya perkembangan suatu perusahaan dalam mencetak laba akan menjadi pertimbangan bagi para investor untuk dapat mengakumulasikan kepemilikan sahamnya pada suatu perusahaan. Begitupun sebaliknya, Menurunnya pendapatan laba bersih suatu perusahaan akan membuat investor cenderung untuk melepas kepemilikan sahamnya karena menganggap saham tersebut terbilang tidak Likuid untuk tetap di pertahankan.

Tentunya ada banyak faktor baik internal maupun eksternal yang akan mempengaruhi kinerja perusahaan dalam meraup laba, Seperti halnya Hutang perusahaan (Internal) serta Kontraksi ekonomi, Kebijakan pemerintah, Terjadinya perang (Eksternal) sehingga mengakibatkan turunnya daya beli masyarakat terhadap suatu produk atau jasa.

Net Profit Margin merupakan sebuah kemampuan perusahaan dalam mencetak laba bersih dari aktivitas penjualannya dalam periode tertentu, Meningkatnya Net Profit Margin sebuah perusahaan dari satu periode ke periode selanjutnya mendemonstrasikan keberhasilan perusahaan dalam mengelola bisnisnya.

Fungsi dari margin laba bersih sendiri adalah sebagai tolak ukur kesuksesan suatu usaha secara menyeluruh. Margin laba bersih dengan nilai tinggi menunjukkan bahwa penetapan harga produk dan pengendalian biaya suatu usaha sudah dilakukan secara benar. Selain itu, margin ini juga dapat digunakan sebagai perbandingkan antar perusahaan dari industri yang sejenis.

Menentukan Net Profit Margin.

Net Profit Margin = Net Profit after Tax / Net Sales x 100%

Pendapatan Penjualan bersih (Net Sales) PT. ABC adalah sebesar Rp 50.000.000.000 Sedangkan Laba Bersih setelah Pajak (Net Profit After Tax) yang diperoleh sebesar Rp 5.000.000.000. Berapakah Net Profit Margin PT. ABC ?

Diketahui :
Pendapatan Penjualan Bersih (Net Sales) : Rp. 50.000.000.000
Laba Bersih setelah Pajak (Net Profit after Tax) : 5.000.000.000
Marjin Laba Bersih (Net Profit Margin) : ?

Net Profit Margin = Net Profit after Tax / Net Sales x 100%
Marjin Laba Bersih = Rp 5.000.000.000 / Rp 50.000.000.000
Marjin Laba Bersih = 10%

Dari kasus diatas dapat ditarik kesimpulan bahwasannya Net Profit Margin dari PT. ABC sebesar 10% yang merupakan pendapatan bersih dari aktivitas bisnisnya setelah dikurangi beban biaya lainnya.

Berdasarkan pembahasan yang sudah di paparkan diatas penulis berharap kamu dapat lebih bijak dalam menjadi investor sehingga dapat meminimalisir tingkat kerugian selain itu kamu juga dapat memaksimalkan perusahaan dalam mencetak laba mengingat besarnya pengaruh Net Profit Margin bagi para investor.


KOMENTAR

Jika komentar berisi kata - kata negatif maka tidak akan di tampilkan.