Pengertian, Jenis dan Unsur Dalam Ekuitas

24 Mei 2021 - Eko Wahyu Adhi

Hello Audiens. Sebuah istilah yang kerap kali menjadi perbingcangan ketika sedang membahas mengenai keuangan suatu badan usaha, Hal ini disebabkan karena ekuitas akan menggambarkan kinerja perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.

Laporan keuangan yang disajikan perusahaan perlu memenuhi tujuan, aturan serta prinsip-prinsip akuntansi yang sesuai dengan standar yang berlaku agar dapat menghasilkan laporan keuangan yang dapat di pertanggungjawabkan dan bermanfaat bagi siapapun yang membutuhkannya.

Ekuitas merupakan nilai kekayaan bersih suatu perusahaan yang didapat antara selisih dari aset yang dimiliki beserta liabilitasnya, Dalam menentukan besaran jumlah ekuitas dapat dilakukan dengan menghitung jumlah aset lalu di kurangi dengan kewajiban.

Menurut Bachtiar dan Nurfadila, Ekuitas adalah modal perusahaan yang hak residu atas asset perusahaan setelah dikurangi semua kewajiban. Atau dengan kata lain, ekuitas adalah salah satu sumber dana perusahaan yang berasal dari pemegang saham atau pemilik perusahaan dan laba usaha yang diperoleh perusahaan.

Jenis-Jenis Ekuitas

Ekuitas Rumah

Ekuitas rumah dapat diartikan sebagai nilai dari suatu rumah dikurangi dengan jumlah hutang hipoteknya. Nilai ekuitas rumah ini penting bagi orang yang ingin membeli atau menjual rumah untuk mendapatkan keuntungan. Jika ia meminjam uang dari bank untuk membeli rumah dan harga jual rumahnya melebihi nilai yang ia pinjam ke bank, maka dapat diartikan nilai ekuitas rumahnya positif.

Ekuitas Pemegang Saham

Ekuitas pemegang saham merupakan jumlah uang yang akan dikembalikan ke pemegang saham apabila semua aset perusahaan dilikuidasi dan semua kewajibannya telah dipenuhi.

Ekuitas Pemilik

Ekuitas pemilik kurang lebih sama dengan ekuitas pemegang saham. Pada ekuitas pemegang saham, keuntungan perusahaan dalam bentuk deviden akan dibagikan ke pemegang saham. Sedangkan pada ekuitas pemilik biasanya diaplikasikan pada usaha yang tidak masuk ke bursa efek. Pada bentuk usaha ini, semua keuntungan akan masuk ke pemilik usaha. Sehingga, nilai ekuitasnya juga menjadi nilai ekuitas pemilik usaha.

Pembiayaan Ekuitas

Pembiayaan ekuitas bisa digunakan apabila suatu perusahaan memiliki usaha yang berhasil, namun tidak mendapatkan profit. Untuk mensiasati hal ini, saham atau kepemilikan perusahaan bisa dijual lalu ke investor. Kemudian hasil penjualannya ini digunakan untuk membiayai pengembangan perusahaan.

Unsur-Unsur Ekuitas

Modal Disetor

Modal disetor adalah jumlah uang yang disetor oleh pemilik atau pemegang saham. Modal disetor dibagi ke dalam 2 jenis, yaitu modal saham dan agio/disagio saham (additional paid-in capital).

Laba Ditahan

Laba tidak dibagi atau saldo laba ditahan adalah kumpulan laba dari tahun-tahun sebelumnya yang tidak dibagi sebagai dividen.

Modal Penilaian Kembali

Modal penilaian kembali adalah selisih nilai buku lama dengan nilai buku baru.

Modal Sumbangan

Modal sumbangan adalah modal yang diperoleh perusahaan karena memperoleh aset yang berasal dari sumbangan.

Modal Lain-Lain

Contoh modal lain-lain adalah modal dari cadangan pelunasan obligasi dan lain sebagainya yang tidak dikategorikan dalam empat kategori di atas.


KOMENTAR

Jika komentar berisi kata - kata negatif maka tidak akan di tampilkan.