Cara Melakukan Pencatatan Akun (Debit - Kredit) Dalam Akuntansi

09 Juni 2021 - Eko Wahyu Adhi

Hello Audiens. Akuntansi merupakan sebuah bidang keilmuan yang berperan dalam mencatatkan seluruh kegiatan transaksi yang terjadi pada perusahaan, Dengan ini tentunya perusahaan dapat melihat beragam serangkaian transaksi yang telah terjadi selama perusahaan beroperasi.

Pencatatan akuntansi yang baik akan menghasilkan sebuah gambaran mengenai baik atau buruknya kinerja perusahaan dalam beroperasi, Selain itu perusahaan juga dapat mengetahui tentang berbagai hal tentang pengeluaran yang dirasa tidak penting guna dapat menjalankan bisnisnya seefesien mungkin.

Catatan, Terdapat aturan-aturan yang perlu di pahami terlebih dahulu sebelum dapat melanjutkan ke langkah berikutnya yaitu tahap pencatatan. Pemahaman aturan pencatatan yang tertera pada gambar dibawah akan membuat segala bentuk transaksi dapat tercatat sesuai dengan yang semestinya.


1. Pada tanggal 01 Januari 2021 farhan membuat keputusan untuk mendirikan sebuah perusahaan yang dijalankan bersama temannya, Selanjutnya ia menyetorkan sejumlah uang sebesar 1.500 sebagai penunjang operasional bagi perusahaan yang baru saja di dirikannya.


2. Kemudian farhan selaku pemilik perusahaan menyadari bahwa modal yang sudah ia setorkan sebelumnya belum mampu untuk membuat perusahaannya beroperasi, Oleh karena itu farhan perlu membeli peralatan seharga 1.000 namun dalam transaksi pembeliannya 500 dibayar secara tunai dan sisanya dibayar pada bulan depan.


3. Tak lama kemudian perusahaan farhan melakukan pembelian untuk beberapa perlengkapan senilai 200 dan dibayarkan secara tunai, Akibat dari transaksi ini membuat kredit pada kas perusahaan bertambah senilai harga perlengkapan.


4. Pada pertengahan bulan januari tahun 2021 perusahaan farhan yang baru saja beroperasi berhasil meraup keuntungan sebesar 700, Pendapatan yang baru saja diterima membuat kas perusahaan menjadi meningkat.


5. Menjelang pergantian bulan perusahaan farhan perlu memenuhi kewajibannya dalam menanggung beban-beban yang muncul saat perusahaan beroperasi, Beban tersebut meliputi biaya gaji sebesar 100, Air dan listrik sebesar 50 serta beban serba-serbi sebesar 75.

6. Selain itu perusahaan perlu menanggung beban perlengkapan yang telah digunakan selama perusahaan beroperasi, Besaran dari beban penyusutan perlengkapan sebesar 150.

7. Selanjutnya farhan selaku pemilik perusahaan melakukan penarikan dana atas modal yang pernah ia setorkan sebelumnya ke perusahaan. Sehingga alur pencatatan dari transaksi ke 5 hingga ke 7 menjadi seperti gambar yang tertera dibawah.


8. Usai tiap transaksi berhasil tercatat dengan baik, Selanjutnya seluruh transaksi tersebut perlu digabungkan dengan membuat sebuah neraca saldo. Untuk lebih detailnya perhatikan pada gambar yang tertera dibawah.


9. Langkah selanjutnya setelah susunan neraca saldo berhasil dibentuk dan hasil dari transaksi antar debit dan kredit memiliki kesamaan, Kamu perlu menyusun sebuah neraca laporan laba rugi dan perubahan modal.


Neraca diatas menjelaskan bahwasannya kegiatan perusahaan selama bulan januari berhasil mencatatkan pertumbuhan atas modal yang telah di setorkan sebelumnya, Selanjutnya modal yang tercatat pada neraca bulan januari akan menjadi modal pada awal bulan februari.


KOMENTAR

Jika komentar berisi kata - kata negatif maka tidak akan di tampilkan.