Cara Pencatatan Akuntansi Pada Jurnal Umum Dan Memindahkannya Ke Buku Besar

29 Juli 2021 - Eko Wahyu Adhi

Hello Audiens. Akuntansi merupakan sebuah bidang keilmuan yang berperan dalam mencatatkan seluruh kegiatan transaksi yang terjadi pada perusahaan, Dengan ini tentunya perusahaan dapat melihat beragam serangkaian transaksi yang telah terjadi selama perusahaan beroperasi.

Bukti Transaksi merupakan suatu hal yang perlu di perhatikan ditiap terjadinya transaksi, Bermaksud jika suatu saat terjadi kesalahpahaman atas suatu transaksi bukti transaksi dapat menjadi saksi konkret yang dapat di pertanggung jawabkan.

Sebelum dapat memindahkan pencatatan yang sebelumnya berada pada Jurnal Umum ada beberapa prinsip yang perlu di ketahui. Oleh karena itu, Penjelasan yang di paparkan dibawah akan memberikan gambaran mengenai langkah-langkah yang di perlukan dalam memindahkan pencatatan dari Jurnal Umum ke Buku Besar.


A. Tanggal yang berada pada kolom buku besar berasal dari tanggal transaksi pada jurnal umum.
B. Pindahkan nominal yang di debit pada jurnal umum ke akun kas pada buku besar.
C. Kode JU 1 berasal dari Jurnal Umum yang berada pada halaman 1, Dan jika nantinya ada akun transaksi lain pada buku besar yang diambil dari halaman 2 maka kode itupun berubah menjadi JU 2.
D. Kolom Ref pada jurnal umum didapat dari Nomor Akun pada buku besar.
E. Pindahkan keterangan transaksi pada jurnal umum ke akun buku besar.

JURNAL UMUM

1. Tepat pada tanggal 02 Desember Tahun 200A, Seorang pebisnis nona dewi memutuskan untuk mendirikan sebuah salon dan memberikan nama pada salon yang baru saja dibangunnya sebagai Salon Ayu.

Selanjutnya di waktu yang sama nona dewi menyetorkan sejumlah uang sebesar 1.500 ke bank atas nama Salon Ayu, Dari transaksi ini terbentuklah bukti jurnal dengan kode 001. Sehingga dalam pencatatannya akan seperti gambar yang tertera dibawah.


2. Sehari setelahnya nona dewi perlu membayar sewa ruko sebesar 120 agar salon yang baru saja didirikannya dapat beroperasi, Akibat dari terjadinya transaksi ini terbentuklah bukti jurnal dengan kode 002.


3. Keesokan harinya pada tanggal 04 Desember nona dewi membeli beberapa keperluan seperti peralatan operasional salon seharga 900 secara tunai, Transaksi ini membentuk sebuah bukti jurnal dengan kode 003.


4. Usai membeli peralatan, Kemudian pada tanggal 05 Desember nona dewi membeli beberapa perlengkapan sebesar 200 secara kredit. Akibat dari transaksi ini membuat hutang dagang salon ayu bertambah dan membentuk sebuah bukti jurnal dengan kode 004.


5. Setelah salon yang baru saja di dirikannya mampu beroperasi, Nona dewi memutuskan untuk mengkampanyekan salonnya dengan memasang iklan pada media sebesar 50 pada tanggal 06 Desember. Transaksi ini membentuk sebuah bukti jurnal dengan kode 005.


6. Kemudian di pertengahan bulan tepatnya pada tanggal 15 Desember 200A, Salon Ayu perlu membayar gaji para karyawannya dari tanggal 1-15 Desember sebesar 72. Transaksi ini menimbulkan sebuah bukti jurnal dengan kode 006.


7. Selanjutnya di tanggal yang sama Salon Ayu menerima pendapatan sebesar 340 yang diperoleh dari aktivitas bisnisnya sejak awal didirikan, Dari transaksi ini terbentuklah bukti jurnal dengan kode 007.


8. Merasa jika modal yang sudah disetorkan di awal tak cukup untuk menjalankan operasional salonnya, Nona Dewi memutuskan untuk mengajukan pinjaman bank pada tanggal 28 Desember guna memenuhi beberapa kebutuhan operasionalnya sebanyak 3.000. Transaksi ini memiliki bukti jurnal dengan kode 008.


9. Sehari setelah uang hasil dari pinjaman bank diterima, Nona Dewi membeli beberapa peralatan salon demi menjaga keberlangsungan operasional salonnya secara tunai sebesar 3.600. Transaksi ini memiliki bukti jurnal dengan kode 009.


10. Ditanggal yang sama pada 29 Desember 200A, Salon Ayu perlu memenuhi tanggung jawabnya dengan membayar gaji para karyawannya dari tanggal 16-29 sebesar 96. Transaksi ini memiliki bukti jurnal dengan kode 010.


11. Kemudian pada tanggal 31 Desember 200A, Salon Ayu menerima pendapatan dari aktivitas bisnisnya disepanjang waktu 16-29 Desember sebesar 360. Transaksi ini memiliki bukti jurnal dengan kode 011.


12. Ditanggal yang sama, Nona Dewi sebagai selaku pemilik dari salon ayu mengambil sejumlah uang sebesar 100 untuk memenuhi kebutuhan pribadinya. Transaksi ini membuat aktiva perusahaan salon ayu berkurang dan terjadi pembentukan bukti jurnal dengan kode 012.


Gambar yang tertera dibawah merupakan himpunan dari seluruh pencatatan transaksi yang terjadi pada jurnal umum sebelumnya, Terlihat bahwasannya seluruh transaksi sebelumnya berada pada halaman terjadinya transaksi.



Gambar yang tertera dibawah hingga akhir merupakan hasil setelah pemindah bukuan dari jurnal umum ke masing-masing akun pada buku besar (Posting), Selain itu nomor akun pada buku besarlah yang menjadi acuan pada kolom Ref jurnal umum.












Di setiap akhir periode akuntansi kesamaan jumlah antara debit dan kredit perlu di perhatikan dalam sebuah neraca. Oleh karena itu, Neraca saldo dari keseluruhan transaksi pada salon ayu akan tampil seperti gambar yang tertera dibawah.


Jika kamu mengalami kendala saat mengikuti instruksi yang sudah di paparkan diatas, Kamu dapat memberikan pertanyaan pada kolom komentar. Kami akan berupaya membantu mengatasi kendala yang sedang kamu hadapi saat ini.


KOMENTAR

Jika komentar berisi kata - kata negatif maka tidak akan di tampilkan.