ROE (Return On Equity): Pengertian, Rumus Serta Cara Menghitungnya

25 September 2021 - Eko Wahyu Adhi

Hello Audiens. Saat artikel ini dipublikasikan, ditengah berlangsungnya pandemi covid-19 yang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia. Telah mengakibatkan terjadinya kontraksi ekonomi, yang disebabkan oleh menurunnya daya beli masyarakat.

Masyarakat yang kehilangan pekerjaan selalu berupaya untuk dapat tetap memiliki penghasilan melalui serangkaian langkah yang dapat ia lakukan, salah satunya ialah dengan cara masuk ke pasar modal dan memilih instrumen saham sebagai portofolionya.

Namun teramat di sayangkan, masih banyak masyarakat yang belum memiliki dasar pengetahuan yang cukup sebelum bertransaksi dalam membeli saham sebuah perusahaan. Sehingga banyak ditemui investor yang kerap merasa rugi atas modal yang sudah ia tanamkan pada sebuah perusahaan pilihannya.

Perlu di ketahui, bahwasannya terdapat banyak aspek yang perlu di pelajari mengenai seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Hal ini juga merupakan sebuah proyeksi masa depan, guna mengetahui apakah perusahaan tersebut dapat tetap bertahan dalam beberapa tahun mendatang.

Return On Equity atau yang biasa dikenal sebagai ROE merupakan sebuah rasio dari laporan keuangan yang mengukur tentang seberapa besar kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan modal atau ekuitas yang di dapatkan dari pada investor.

Semakin besar nilai roe yang mampu di hasilkan sebuah perusahaan yang di gambarkan dalam bentuk persentase, mengindikasikan jika perusahaan tersebut mampu mengelola dan memanfaatkan setiap modal yang di tanamkan oleh para investornya dengan baik.

Namun, perlu digaris bawahi jika perusahaan memiliki nilai roe kecil bukan berarti perusahaan tersebut tidak mampu mengelola ekuitasnya dengan baik. Aksi korporasi layaknya ekspansi merupakan sebuah hal yang positif, namun karena membutuhkan modal yang besar, tidak menutup kemungkinan aksi tersebut akan memangkas roe dari perusahaan.

Rumus ROE

ROE (Return On Equity) = Laba bersih setelah pajak / ekuitas.

Contoh Perhitungan

Pada tahun 2020 lalu, ekuitas rata-rata para pemegang saham perusahaan PT XYZ, sebesar Rp625.000.000 dengan laba bersih sebesar Rp1.000.000.000. Berapakah nilai ROE dari PT.XYZ ?

ROE (Return On Equity) = Laba bersih setelah pajak / ekuitas.
1.000.000.000 / 625.000.000 = 1,6 atau 160%

Hasil perhitungan ROE yang mendekati angka 1 atau 100%, menunjukkan semakin efisiennya perusahaan dalam menggunakan ekuitasnya untuk menghasilkan pendapatan. Begitupun sebaliknya, jika ROE semakin mendekati angka 0 berarti perusahaan tidak mampu mengelola modal yang tersedia secara efisien untuk menghasilkan pendapatan.


KOMENTAR

Jika komentar berisi kata - kata negatif maka tidak akan di tampilkan.