ROI (Return On Investment): Pengertian, Rumus Serta Cara Menghitungnya

30 September 2021 - Eko Wahyu Adhi

Hello Audiens. Ada banyak aspek yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk memulai berinvestasi pada sebuah perusahaan. Tidak hanya sebagai individu, sebuah unit bisnis pun perlu membuat pertimbangan sebelum berinvestasi atas nilai pengembalian dari hasil investasinya.

Setiap jenis tindakan dalam berinvestasi, diperlukan adanya alasan yang mendasar mengenai seberapa besar potensi capital gain atau keuntungan yang mampu diraih. Selanjutnya, apabila kegiatan investasi tersebut tidak mampu memberikan hasil yang positif. Maka, alangkah lebih baik untuk mengalokasikannya guna menghindari potensi kerugian.

Return On Investment atau yang biasa dikenal sebagai ROI merupakan sebuah rasio profitabilitas yang mengukur kemampuan tingkat pengembalian atas modal yang sudah di tanamkan. Semakin besar nilai roi, mencerminkan bahwa segala bentuk kegiatan investasinya telah berjalan dengan efisien yang biasanya di tuangkan dalam bentuk rasio atau persentase.

Pemahaman mendalam mengenai roi akan membuat perusahaan menjadi lebih bijak dalam mengelola segala aktivanya, hal ini bertujuan agar beragam investasi yang dilakukan dapat berjalan secara efektif dan efisien terhadap laba dari hasil investasi.

Rumus ROI

Ada beberapa informasi yang perlu diketahui sebelum dapat menghitung besaran roi yang diterima. Beberapa diantaranya ialah, jumlah modal yang digunakan, pendapatan investasi dari modal, serta jangka waktu pengembalian atas modal yang disetor.

Return On Investment = (Pendapatan Investasi - Modal Investasi) / Modal Investasi x 100%

Contoh Menghitung ROI

Perusahaan X menyerahkan segelintir dana untuk berinvestasi dalam periklanan sebesar 10.000.000, dari hasil investasinya tersebut, perusahaan X memperoleh pendapatan dari naiknya jumlah penjualan sebesar 15.000.000.

Dari kasus diatas di ketahui terdapat selisih antara modal yang di setorkan di awal dengan jumlah pendapatan yang diterima, selisih tersebut sebesar 5.000.000.
Maka, diketahui modal investasi = 10.000.000 dan pendapatan hasil investasi 15.000.000.

Return On Investment = (Pendapatan Investasi - Modal Investasi) / Modal Investasi x 100%
(15.000.000 - 10.000.000) / 10.000.000 x 100% = 50%

Kelebihan dan kekurangan Return On Investment (ROI).

Kelebihan

  • Memberikan kemudahan dalam membuat keputusan saat membeli aset, memberikan pendanaan untuk proyek atau program tertentu, atau ketika memutuskan untuk melakukan investasi.
  • Dapat mengukur efisiensi penggunaan modal, produksi, dan penjualan.
  • Dapat digunakan untuk melakukan perencanaan bisnis.

Kekurangan

  • Sulitnya dalam membandingkan roi suatu perusahaan dengan perusahaan lain yang sejenis, meskipun memiliki model bisnis yang serupa, akan tetapi dalam hal berinvestasi kedua perusahaan tersebut memiliki strategi yang berbeda satu sama lain.


KOMENTAR

Jika komentar berisi kata - kata negatif maka tidak akan di tampilkan.