Cara Menggunakan Rumus VLOOKUP Dan HLOOKUP Di Microsoft Excel

04 Maret 2021 - Eko Wahyu Adhi

Hello Audiens. Microsoft Excel merupakan salah satu software yang cukup populer untuk digunakan dalam mengolah data, Beragam fitur yang terdapat didalamnya diklaim dapat mempermudah serta mempersingkat waktu dalam menyelesaikan suatu bentuk pekerjaan.

Salah satu dari beragam fitur yang tersedia ialah penggunaan fungsi rumus sesuai dengan yang akan di angkat pada pembahasan kali ini, Dengan rumus tersebut pengguna dapat dengan dengan mudah untuk mengkalkulasikan suatu angka dari data yang terkandung dalam pekerjaannya.

Pengguna seringkali keliru terhadap penggunaan rumus Vlookup dan Hlookup karena pengucapannya yang tidak jauh berbeda, Namun pada dasarnya rumus tersebut memiliki perbedaan terutama dalam pengaplikasiannya.

Sebagai dasar dalam penggunaan rumus kamu dapat memanfaatkan inisial dari rumus tersebut seperti halnya Vlookup yang berarti dapat digunakan untuk tipe data Vertikal begitupun untuk rumus Hlookup yang semestinya digunakan untuk tipe data Horizontal.

VLOOKUP

1. Arahkan kursor pada kolom Sales diikuti dengan menuliskan rumus =VLOOKUP( lalu klik kolom Kode sehingga rumus tersebut menjadi =VLOOKUP(D6; .


2. Kemudian blok table data sehingga terjadi penambahan argumen pada rumus dari yang semula =VLOOKUP(D6; kini menjadi =VLOOKUP(D6;D22:K26; .


3. Selanjutnya karena data Sales berada pada kolom kedua, Maka kita perlu menambahkan argumen baru terhadap rumus sebelumnya menjadi =VLOOKUP(D6;D22:K26;2; .


4. Terakhir, Tambahkan argumen False sehingga rumus tersebut menjadi =VLOOKUP(D6;D22:K26;2;FALSE).


5. Hasilnya akan menjadi seperti gambar yang tertera dibawah.


6. Lakukan langkah demi langkah yang sudah di uraikan sebelumnya untuk mengisi kolom kosong pada Sales sesuai dengan data pada table Sales, Untuk mempersingkat waktu kamu bisa mengunci rumus tersebut dari yang sebelumnya =VLOOKUP(D6;D22:K26;2;FALSE) menjadi =VLOOKUP(D6;$D$22:$K$26;2;FALSE) lalu tarik dari kolom sales pertama hingga akhir.


7. Untuk mengisi kolom Item Barang yang masih kosong, Kita hanya perlu menyalin rumus pada kolom Sales kemudian ubah menjadi =VLOOKUP(D15;$D$22:$K$26;3;FALSE) karena data Item Barang berada pada kolom 3 berbeda dengan Sales yang berada pada kolom 2.


HLOOKUP

1. Arahkan kursor pada kolom Sales diikuti dengan menuliskan rumus =HLOOKUP( lalu klik kolom Kode sehingga rumus tersebut menjadi =HLOOKUP(M6; .


2. Kemudian blok table data sehingga terjadi penambahan argumen pada rumus dari yang semula =HLOOKUP(M6; kini menjadi =HLOOKUP(M6;O21:S26; .


3. Selanjutnya karena data Sales berada pada baris kedua, Maka kita perlu menambahkan argumen baru terhadap rumus sebelumnya menjadi =VLOOKUP(M6;O21:S26;2; .


4. Terakhir, Tambahkan argumen False sehingga rumus tersebut menjadi =HLOOKUP(M6;O21:S26;2;FALSE).


5. Hasilnya akan menjadi seperti gambar yang tertera dibawah.


6. Lakukan langkah demi langkah yang sudah di uraikan sebelumnya untuk mengisi kolom kosong pada Sales sesuai dengan data pada table Sales, Untuk mempersingkat waktu kamu bisa mengunci rumus tersebut dari yang sebelumnya =HLOOKUP(M6;O21:S26;2;FALSE) menjadi =HLOOKUP(M6;$O$21:$S$26;2;FALSE) lalu tarik dari kolom sales pertama hingga akhir.


7. Untuk mengisi kolom Item Barang yang masih kosong, Kita hanya perlu menyalin rumus pada kolom Sales kemudian ubah menjadi =HLOOKUP(M6;$O$21:$S$26;3;FALSE) karena data Item Barang berada pada baris 3 berbeda dengan Sales yang berada pada baris 2.


Jika kamu mengalami kendala saat mengikuti instruksi yang sudah di jelaskan diatas, Kamu bisa memberikan pertanyaan pada kolom komentar. Kami akan berupaya membantu untuk mengatasi masalah yang kamu hadapi saat ini.


KOMENTAR

Jika komentar berisi kata - kata negatif maka tidak akan di tampilkan.